Rabu, 19 April 2017

Tutorial Sublime Text 3 – #6 Command Palette

       Assalamualaikum Wr. Wb... Hai – hai man-teman sahabat lupacode, selamat datang kembali diblog lupacode – Tutorial Pemrograman. Dalam pembahasan meteri kemarin kita telah belajar mengenai sublime text, dan pada materi sebelumnya kita telah membahas mengenai Tutorial Sublime Text 3 – #4 Editing (Bagian 2) bagi sahabat lupacode yang kebetulan baru saja mampir ke dalam blog ini, silahkan dipelajari dulu materi – materi yang sebelumnya dari pembahasan yang pertama. Karna didalam setiap materi pembahasan disini itu saling berhubungan antara materi sebelumnya dan materi selanjutnya. Atau sahabat dan teman – teman lupacode dapat langsung menuju pada halaman DaftarIsi disana seluruh pembahasan dari mulai materi yang pertama sampai dengan materi yang saat ini kita bahas tersedia disana.


        Pada materi pembahasan sebelumnya kita telah membahas mengenai editing dalam sublime text, dimana kebanyakan teknik – teknik editing yang kita lakukan adalah dengan menghafal shortcut yang ada didalam menu di sublime text. Awalnya pasti kita agak kesulitan karna mengingat banyak sekali shortcut yang dimiliki oleh sublime text, tapi gapapa semakin kalian sering pakai, semakin kalian inget shortcut nya itu pasti akan mempermudah.
      Kenapa kita harus repot – repot ngafalin shortcut ? itu idenya adalah dengan memanfaatkan shortcut itu membuat tangan kita selalu berada pada keyboard, jadi kalau kita pindah – pindah antara keyboard dan mouse itu nanti akan jadi lama. Nah pada pembahasan materi kali ini yang akan kita pelajari bagaimana cara mempercepat lagi teknik penulisan kita dengan menggunakan sesuatu yang disebut dengan Command Palette
     Jadi command palette adalah sebuah fasilitas di sublime text untuk mempermudah kita mengakses menu –menu yang ada di dalam sublime text selain dengan menggunakan shortcut. Cara memunculkan command palette adalah dengan menekan tombol CTRL  + SHIFT + P  pada keyboard. Nanti dia akan memunculkan tampilan seperti ini


       Kalian bisa lihat disana adalah merupakan perintah – perintah atau command-command yang bisa kalian pilih untuk mempermudah pekerjaan kalian. Nah disana ada banyak sekali dan itu merupakan context sensitif tergantung kalian lagi pakai bahasa pemrograman apa dan nanti command yang ada disana sesuai dengan bahasa pemrograman tersebut.
Contoh sederhananya adalah seperti ini, misalkan saya tulis nama seperti ini
Admin lupacode.net
     Salah satu fasilitas yang ada di command palette adalah untuk membuat tulisan menjadi huruf besar semua, caranya adalah saya seleksi dulu semuanya yang ingin saya jadikan huruf besar semua, lalu tekan CTRL + SHIFT + P untuk memunculkan command palette nya, lalu kita search atau cari dibawah sana ada yang namanya Convert case : Upper Case kemudian saya klik itu maka secara otomatis tulisan nya akan berubah menjadi huruf besar semua.

        Tapi kita bisa cari di menu tadi dengan mengetikan comannd nya, misalkan convert case, atau misalkan lower case, nah disini kalian tidak perlu menuliskan semua nama command nya untuk memilih itu, kalian hanya cukup menuliskan huruf yang ada pada nama command nya, itu salah satu cara memunculkan command di command palette. Selain untuk hal sederhana seperti itu kalian juga bisa melakukan hal lain. Contohnya begini
       Misalkan saya menuliskan script javascript didalam area kerja sublime text ini, ketika saya menuliskan syntaxnya tanpa menyimpan terlebih dahulu file nya, maka sublime text akan membacanya sebagai text, jadi kita tidak punya fasilitas bantuan ketika file nya masih dalam keadaan belum tersimpan,


      Kita bisa lihat didalam Syntax javascript diatas, sublime text masih membacanya sebagai Plaint text karna file nya belum saya simpan, jadi secara otomatis sublime text akan membacanya seperti text biasa dan kita tidak punya fasilitas untk itu, jika kita menyimpan file tersebut kemudian kita beri nama dengan extensi .js maka secara otomatis sekarang sublime text akan membacanya sebagai file javascript karna kita sudah simpan dan kita sudah berikan extendsi file nya.


       Maka secara otomatis sekarang kita sudah punya fasilitas untuk script kita didalam sublime text nya. Jika kalian  tidak ingin menyimpan file nya terlebih dahulu kaian juga bisa merubah nya dengan klik tulisan yang berada disudut kanan bawah, dan kalian tinggal rubah extensi file apa yang ingin kalian gunakan, dan sublime text telah menyediakan sangat banyak untuk itu.


      Sekarang tinggal merubahnya menjadi bahasa pemrograman apa yang kita inginkan. Nah didalam command palette sublime ntext telah menyediakan shortcut nya untuk membuat itu. Pertama kita hanya tinggal mengetikan CTRL + SHIFT + P kemudian kita tulis “Syntax” dan nanti akan muncul pilihan yang diberikan oleh sublime text ini. Atau kalian ga usah tulis syntax kemudian kalian hanya perlu menuliskan jv saja, maka sublime text akan memberikan option pilihan untuk javascript.
       Contoh sederhana lainnya misalkan saya ingin menghilangkan / menyembunyikan minimap pada sublime text ini, kalau kita gunakan cara yang pertama, yaitu kita masuk ke menu view -> Hide mimaps nah sekaranng bagaimana caranya agar command palette dapat melakukan seperti itu, caranya mudah sekali kita hanya perlu menekan CTRL + SHIFT + P kemudian kita tulis saja dipencarian “minimap” lalu tekan enter.
   Baiklah sekarang selanjutnya ini adalah bagian yang tidak kalah penting adalah untuk memunculkan snifet. Apa itu snifet ? snifet adalah baris kode yang telah disediakan oleh sublime text dan kita hanya tinggal panggil menggunakan keyword tertentu.
      Jika didalam file html lalu kemudian saya tuliskan html dan saya tekan Tab / enter maka sublime text akan langsung membuatkan struktur file html nya kira-kira seperti itu yang disebut dengan snifet. Kalau kita ingin lihat snifet apa saja sih yang diberikan oleh sublime text didalam html itu, maka kita hanya perlu tekan CTRL + SHIFT + P kemudian kita ketikan snifet pada pencarian maka akan muncul snifet yang telah disediakan oleh sublime text itu


      Kemudian jika saya rubah syntax nya dari html menjadi javascript, saya ketikan CTRL+SHIFT+P lalu saya ketikan javascript kemudian saya tekan enter. Sekarang kita lihat snippet apa saja yang diberikan oleh sublime text ini dalam syntax javascript nya. Seperti biasa kita ketikan CTRL+SHIFT+P kemudian kita tulis snippet maka kita bisa lihat snippet apa saja yang diberikan oleh sublime text untuk syntax javascript nya.


      Untuk syntax PHP pun sama seperti diatas caranya jika kita ingin melihat snipeet apa saja yang diberikan oleh sublime text didalam syntax php.
     Hal terakhir yang dapat kita lakukan dalam seri ini yaitu kita bisa menginstal plugin ke sublime text ini. Nah nanti plugin nya kalian bisa instal menggunakan command palette juga. Tapi itu akan kita bahas pada pertemuan materi selanjutnya atau mungkin pada seri terakhir dalam pembahasan sublime text ini. Command palette ini penting untuk kalian pahami, dan ini akan sering kita gunakan, jadi ingat – ingat saja shortcut nya, sering – sering saja kembangkan sendiri belajar masing – masing karna nanti pun akan sangat terbiasa dan saya yakin itu.

       Baiklah untuk pembahasan materi yang ke 6 ini yaitu masih dalam materi sublime text kemudian selanjutnya kita akan masuk kedalam pembahasan materi yang ke 7 yaitu
 Pelajari lagi yuk materi sebelumnya :

  1. Tutorial Sublime Text 3 – #5 Editing (Bagian 2)
  2. Tutorial Sublime Text 3 – #4 Editing (Bagian 1)
  3. Tutorial Sublime Text 3 – #3 Konfigurasi

Silahkan berkomentar yang baik dan menarik sesuai dengan isi konten.
Komentar yang tidak diperbolehkan :

1. Berbau penghinaan SARA & PXXN
2. Komentar dengan Link hidup ( akan dianggap spam )
3. Komentar tidak nyambung dengan isi postingan
EmoticonEmoticon